Kepala Dinas Kesehatan Kalsel, Diauddin, menyebut Tapin dipilih sebagai tuan rumah karena keberhasilan menekan angka stunting hingga 13,21%, di bawah rata-rata nasional. Upaya itu salah satunya melalui pemberian rutin suplemen zat besi untuk remaja putri.
Kegiatan turut melibatkan influencer kesehatan dan dukungan Kimia Farma yang menyediakan bantuan obat serta edukasi penggunaan antibiotik secara bijak.
BACA JUGA: Pemprov Kalsel Dorong APKLINDO Tingkatkan Profesionalisme Cleaning Service
“Melalui gerakan ini, kita ingin memperkuat komitmen bersama membangun Banua yang sehat, cerdas, dan produktif,” ujar Diauddin.
Acara ditutup dengan edukasi interaktif, pembagian suplemen, serta layanan kesehatan gratis. Peserta diharapkan menjadi agen perubahan dalam penggunaan obat yang cerdas dan bertanggung jawab.
Sumber: MC Kalsel







