76. Abdul Rasyid (Haji Rasyid);
77. Nanik Sudaryati Deyang;
78. Willy Ananias Gara;
79. Amzulian Rifai;
80. Isma Yatun;
81. Lydia Silvanna Djaman;
82. Teddy Sutadi Kardin;
83. Taufiq Ismail;
84. Muhammad Ainun Najib;
85. Almarhum Cornel Simanjuntak;
86. Asep Saifuddin Chalim;
87. Almarhum Benyamin Sueb; dan
88. Almarhumah Titiek Puspa.
Selain itu, Kepala Negara juga menganugerahkan Tanda Kehormatan Bintang Jasa berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 75/TK/Tahun 2025 kepada 9 penerima, antara lain:
1. Teungku Nyak Sandang bin Lamudin;
2. Carina Citra Dewi Joe;
3. Azwar Syam;
4. Sadiman;
5. Seto Mulyadi;
6. Senny Marbun;
7. Afdiharto Mardi Lestari;
8. Almarhum Atmakusumah Astraatmadja; dan
9. Andi Ramang.
Tanda Kehormatan Bintang Kemanusiaan juga diberikan oleh Presiden Prabowo kepada Diana Cristina Da Costa Ati, Abdul Muis, dan Aipda Muhammad Irvan.
Penganugerahan tanda kehormatan tersebut diberikan berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 76/TK/Tahun 2025 tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Kemanusiaan.
Sementara itu, Tanda Kehormatan Bintang Budaya Parama Dharma diberikan kepada 8 penerima berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 77/TK/Tahun 2025 tanggal 25 Agustus 2025 tentang Penganugerahan Tanda Kehormatan Bintang Budaya Parama Dharma, dengan rincian sebagai berikut:
1. Ja’un S. Mihardja;
2. Slamet Rahardjo Djarot T;
3. Waldjinah;
4. I Nyoman Nuarta;
5. Almarhum Muhammad Idris Sardi;
6. Almarhum Mochtar Lubis;
7. Almarhum Prof. Dr. Sukmono Hadi; dan
8. Almarhum Soedjarwoto Soemarsono (Gombloh).
Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga menganugerahkan Tanda Kehormatan Bintang Sakti berdasarkan Keputusan Presiden RI Nomor 78/TK/Tahun 2025. Tanda kehormatan tersebut diberikan kepada 18 penerima, yaitu:
1. Francisco Deodato Osorio Soares;
2. Vidal Domingos Doutel Sarmento;
3. Agostinho Boavida Ximenes Sera Malic;
4. Joao Angelo de Sousa Mota;
5. Almarhum Isa Mangun;
6. Almarhum Willie Firdaus;
7. Almarhum Martinho Fernandes;
8. Almarhum Joaquim Monteiro;
9. Almarhum Alfonso Henrique Pinto;
10. Almarhum Juliao Fraga;
11. Almarhum Claudio Vieira;
12. Almarhum Jose Fernandes;
13. Almarhum Roberto Li;
14. Almarhum Jose Da Conceicao;
15. Almarhum Edmundo da Silva;
16. Almarhum Joao da Silva Tavares;
17. Almarhum Hein Mantundoy; dan
18. Aries Marsudiyanto.
Penganugerahan ini menegaskan komitmen negara dalam memberikan penghormatan kepada tokoh-tokoh yang telah berjasa di bidang politik, budaya, kemanusiaan, hingga seni. Bagi Kalimantan Selatan, masuknya Haji Isam dan almarhum H. Leman dalam daftar penerima menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Banua.
(kalimantanlive.com/sumber lainnya)
editor : TRI









