Publik Pertanyakan Prioritas Anggaran
Kebijakan ini langsung menuai reaksi keras di masyarakat. Banyak yang mempertanyakan urgensi menghabiskan ratusan miliar rupiah untuk perumahan DPR, di tengah situasi ekonomi yang masih sulit.
Apalagi, angka Rp 50 juta per bulan dianggap terlalu mewah untuk sekadar menyewa rumah di kawasan Jakarta, sekalipun di sekitar Senayan.
(kalimantanlive.com/sumber lainnya)
editor : TRI







