RUSUH DI SENAYAN! Demo 25 Agustus Ricuh: Pos Polisi Hancur, Tol Ditutup, KRL Lumpuh Total

JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (25/8/2025), berubah jadi malam penuh kericuhan. Dari tabur bunga simbolis, situasi bereskalasi jadi bentrokan keras, perusakan fasilitas umum, hingga melumpuhkan transportasi vital ibu kota.

Dari Tabur Bunga Jadi Bentrokan

Sekitar pukul 16.05 WIB, mahasiswa menggelar aksi simbolis di Gerbang Pancasila DPR RI dengan menabur bunga dan melantunkan sholawat, tanda duka atas “matinya demokrasi”.

# Baca Juga :Skandal Kuota Haji! 8.400 Calon Jemaah Antre 14 Tahun Gagal Berangkat Gara-Gara Korupsi Rp1 Triliun

# Baca Juga :Sejarah Baru! Bocah 16 Tahun Rio Ngumoha Jadi Pahlawan Kemenangan Liverpool 3-2 Atas Newcastle

# Baca Juga :TERUNGKAP! Penculik Kacab Bank BUMN Ngaku Dapat Perintah Buang Mayat, Dibayar di Bawah Rp50 Juta

# Baca Juga :Dua Pengusaha Kalsel Terima Anugerah Kehormatan dari Presiden Prabowo, Ini Daftar Lengkapnya

Namun ketegangan pecah satu jam kemudian. Petasan, gas air mata, dan lemparan batu mewarnai bentrokan di sekitar Menara BNI 46 hingga Flyover Slipi. Warga sekitar panik, awak media terpaksa membasuh wajah karena pedih akibat gas air mata.

Tol Dalam Kota Diduduki Massa

Sekitar pukul 17.00 WIB, massa masuk ke Tol Dalam Kota KM 07+400. Jasamarga dan kepolisian langsung menutup ruas jalan dan mengalihkan arus lalu lintas. Kendaraan dari arah Cawang–Slipi dipaksa keluar di KM 05+000, sementara arah sebaliknya dialihkan ke KM 12+500.

Situasi makin kacau, TMC Polda Metro bahkan harus mengumumkan rekayasa besar-besaran di media sosial.

Pos Polisi Jadi Sasaran

Kekacauan juga menyasar pos polisi di Jalan Gerbang Pemuda, Tanah Abang. Bangunan kecil itu luluh lantak: kaca pecah, tembok dicoret, panel listrik terbuka, hingga sampah berserakan.

Sejumlah pelajar berseragam putih abu-abu terekam ikut merusak sambil menutup wajah dengan masker. Teriakan “Rusak! Rusak!” menggema memicu sorakan massa.

25 Pelajar Diciduk di Ciputat

Kericuhan tak hanya di Jakarta. Polsek Ciputat Timur menangkap 25 pelajar SMP dan SMA yang hendak bergerak menuju DPR setelah terprovokasi ajakan di media sosial. Mereka kini didata lebih lanjut di Mapolsek.

KRL Lumpuh, Penumpang Jalan Kaki

Kericuhan merembet ke jalur rel KRL Tanah Abang–Palmerah. Massa menduduki rel, melempari polisi, bahkan mengibarkan bendera Merah Putih dan bendera One Piece.

Akibatnya, perjalanan KRL lumpuh total hingga malam. Sejumlah kereta dialihkan via Stasiun Kebayoran, sementara lainnya hanya bisa berhenti di Palmerah.

Penumpang menumpuk, bahkan ada yang terpaksa berjalan kaki di rel sambil menutup wajah dari gas air mata.

“Masih ada kerumunan di sekitar rel. Beberapa perjalanan terhenti,” ujar VP Corporate Secretary KAI Commuter, Joni Martinus.