JAKARTA, Kalimantanlive.com – Matcha tengah menjadi tren di kalangan pecinta kuliner. Minuman asal Jepang ini banyak hadir di kafe dan restoran karena dianggap menyehatkan berkat kandungan antioksidannya.
Namun, di balik manfaatnya, konsumsi matcha berlebihan justru bisa menimbulkan berbagai masalah kesehatan.
BACA JUGA: 6 Minuman Sehat yang Cocok Dikonsumsi Saat Perut Kosong di Pagi Hari
Matcha terbuat dari daun teh hijau Camellia sinensis yang digiling halus. Berbeda dengan teh seduh biasa, matcha dikonsumsi langsung bersama bubuk daun teh sehingga kandungan antioksidannya lebih tinggi.
Senyawa katekin di dalamnya bermanfaat melindungi sel tubuh dari kerusakan serta menurunkan risiko penyakit kronis.
Meski begitu, matcha juga mengandung kafein cukup tinggi. Setiap sajian bisa mengandung 70–140 mg kafein, hampir setara dengan kopi.
Jika diminum terlalu banyak, terutama dalam kondisi perut kosong, matcha dapat menyebabkan perut kembung, refluks asam, diare ringan, hingga rasa mual dan gelisah.
Risiko lain adalah gangguan penyerapan zat besi. Senyawa EGCG dalam teh hijau diketahui dapat menghambat penyerapan mineral ini.







