KALIMANTANLIVE.COM – Kasus pembunuhan Kepala Cabang Bank BUMN, Mohammad Ilham Pradipta (37), semakin bikin geger publik. Setelah ditetapkan sebagai aktor intelektual penculikan dan pembunuhan, terungkap fakta mengejutkan: Dwi Hartono ternyata mahasiswa pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM).
Dwi Hartono Mahasiswa Baru S2 UGM
Pihak kampus akhirnya buka suara. Juru bicara UGM, Dr I Made Andi Arsana, membenarkan bahwa Dwi Hartono resmi terdaftar sebagai mahasiswa Semester 1 Magister Manajemen FEB UGM, Kampus Jakarta.
# Baca Juga :BIKIN GEGER! SUV Eropa Renault Kiger Dijual Mulai Rp 116 Jutaan, Fitur Segudang Bikin Ngiler
# Baca Juga :West Ham Krisis! Tumbang Lagi di Carabao Cup, Kapten Jarrod Bowen Ribut dengan Fans
# Baca Juga :Misteri Pembunuhan Kacab Bank BUMN Terkuak: 15 Orang Diciduk, Motivator Dwi Hartono Diduga Otak Aksi Sadis
# Baca Juga :Hujan Asam, Ancaman Tersembunyi yang Bisa Hancurkan Hutan, Sungai, hingga Paru-Paru Manusia
“UGM telah berkoordinasi dengan Dekan Fakultas Ekonomika dan Bisnis. Kami konfirmasi bahwa DH adalah mahasiswa baru FEB UGM,” jelas Made, dikutip Rabu (27/8/2025).
Sikap Tegas UGM
Terkait kasus yang menyeret nama mahasiswanya, UGM menegaskan pihaknya menghormati proses hukum dan menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah.
“UGM berkomitmen menjaga integritas, profesionalisme, dan menyerahkan sepenuhnya kasus ini kepada aparat penegak hukum,” tegas Made.
Kronologi Kasus Sadis
Sebelumnya, Polda Metro Jaya menangkap Dwi Hartono yang disebut sebagai otak penculikan dan pembunuhan. Ia dikenal sebagai pengusaha bimbingan belajar (bimbel) online, namun diam-diam diduga merancang aksi keji terhadap Ilham.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, mengonfirmasi keterlibatan Dwi Hartono.
“Benar, DH adalah aktor intelektual dalam penculikan dan pembunuhan,” ujarnya.
Ilham sendiri ditemukan tewas di persawahan Serang Baru, Bekasi, Kamis (21/8/2025) pagi, sehari setelah diculik usai meeting bersama rekan kerja di Pasar Rebo, Jakarta Timur.







