BEM SI: Kemarahan Tak Bisa Ditahan
Koordinator Pusat BEM SI Kerakyatan, Muhammad Ikram, menyatakan bahwa mahasiswa seluruh Indonesia ikut marah dan siap bergerak.
“Kami akan turun menyikapi kondisi yang sama sekali tidak dapat dimaklumi,” tegas Ikram.
Ia menambahkan, insiden ojol yang dilindas rantis Brimob menjadi pemicu utama kemarahan mahasiswa. “Kami mengimbau seluruh mahasiswa Indonesia turun ke jalan menuntut keadilan dan tanggung jawab presiden atas kisruh yang terjadi,” ujarnya.
Menurut Ikram, titik aksi masih dipertimbangkan antara Mako Brimob, Mabes Polri, atau Polda Metro Jaya.
Insiden Ojol Dilindas Rantis
Video amatir yang beredar luas di media sosial memperlihatkan rantis Brimob melaju kencang saat warga berhamburan. Seorang driver ojol yang berusaha menghindar justru terlindas hingga tewas.
Peristiwa ini memicu kepanikan massa, bahkan sejumlah warga sempat mengepung kendaraan lapis baja tersebut sebelum akhirnya melarikan diri dari lokasi.
Suasana Makin Memanas
Gelombang desakan agar Kapolri dan Kapolda Metro Jaya dicopot kian menguat. Insiden ini dipandang sebagai bentuk nyata dari brutalitas aparat yang mencederai demokrasi dan keselamatan warga.
(kalimantanlive.com/sumber lainnya)
editor : TRI







