JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Indonesia diguncang kabar tragis usai seorang pengemudi ojek online (ojol), Affan Kurniawan, meregang nyawa setelah dilindas kendaraan taktis (rantis) milik Brimob di kawasan Pejompongan, Jakarta Pusat, Kamis (28/8/2025) malam.
Peristiwa mengenaskan itu membuat Presiden Prabowo Subianto bereaksi keras. Dalam pernyataannya, Prabowo mengaku terkejut dan kecewa dengan tindakan aparat yang dinilai berlebihan.
# Baca Juga :RUPIAH TERTEKAN! Nilai Tukar Melemah ke Rp 16.385 per Dolar AS, Ini Daftar Kurs di 5 Bank Besar
# Baca Juga :MENGEJUTKAN! Letusan Gunung Api Bisa Ubah Pola Banjir Dunia, Bikin Wilayah Kering Tiba-Tiba Tergenang
# Baca Juga :LINK LIVE STREAMING Timnas Putri U16 Indonesia vs Vietnam: Perebutan Tempat Ketiga Piala AFF 2025, Kick Off 15.30 WIB
# Baca Juga :Ojol Tewas Terlindas Rantis Brimob Usai Demo, Gojek Janjikan Santunan untuk Keluarga
“Saudara sekalian, sekali lagi saya terkejut dan kecewa dengan tindakan petugas yang berlebihan,” tegas Prabowo dalam video resmi yang dibagikan kepada wartawan, Jumat (29/8/2025).
Prabowo: Usut Tuntas dan Transparan
Prabowo menegaskan dirinya telah memerintahkan aparat terkait agar mengusut tuntas dan transparan kasus tersebut. Bahkan, ia menekankan agar para pelaku yang terbukti bersalah diberikan hukuman sekeras-kerasnya sesuai hukum yang berlaku.
“Saya sudah perintahkan agar insiden semalam diusut secara tuntas dan transparan. Petugas-petugas yang terlibat harus bertanggung jawab. Jika terbukti berbuat di luar kepatutan dan ketentuan, tindakan hukum sekeras-kerasnya akan diambil,” ujarnya penuh penekanan.
Ojol Tewas Saat Antar Pesanan
Menurut keterangan rekan korban, Affan saat itu sedang dalam perjalanan mengantar pesanan pelanggan. Namun nahas, ia justru tertabrak dan dilindas rantis Brimob yang tengah melintas dalam rangka pengamanan aksi demonstrasi di Jakarta.
Jenazah Affan kini telah dimakamkan diiringi isak tangis keluarga dan kerabat. Kepergiannya menyisakan duka mendalam, terutama bagi sesama pengemudi ojol.







