Kalimantanlive.com – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) dibuka melemah pada perdagangan Jumat (29/8), terpengaruh kombinasi sentimen domestik dan global.
IHSG terkoreksi 88,58 poin atau 1,11 persen ke level 7.863,51. Indeks LQ45 juga turun 9,66 poin atau 1,19 persen ke posisi 801,91.
“IHSG berpotensi melemah menuju support level 7.900 pada perdagangan hari ini,” ujar Analis Phintraco Sekuritas Ratna Lim dalam risetnya.
BACA JUGA: DJP Beberkan Strategi Capai Target Pajak Rp2357 Triliun di 2026
Dari dalam negeri, aksi ribuan buruh di depan gedung DPR RI pada Kamis (28/8) ikut membayangi pasar. Demo tersebut diwarnai enam tuntutan, mulai dari penghapusan sistem outsourcing hingga penolakan kebijakan upah murah, dan berujung kericuhan di Pejompongan, Jakarta.
Sentimen eksternal juga menekan IHSG. Pasar menanti data Consumer Confidence Jepang Agustus 2025, keputusan bank sentral Korea Selatan yang menahan suku bunga di 2,5 persen, serta dampak tarif impor AS sebesar 50 persen terhadap India.







