JAKARTA, Kalimantanlive.com – Sebuah aksi penembakan terjadi di Gereja Katolik Annunciation, Minneapolis, Minnesota, Rabu (27/8/2025), yang menewaskan dua anak-anak dan melukai 17 orang lainnya.
Menteri Keamanan Dalam Negeri Amerika Serikat, Kristi Noem, mengonfirmasi bahwa pelaku adalah pria transgender bernama Robin Westman.
Sebagian besar korban merupakan siswa sekolah Katolik yang tengah mengikuti misa perdana tahun ajaran baru.
BACA JUGA: Bangkok Gempar! Penembakan Massal di Pasar Or Tor Kor Tewaskan 6 Orang, Pelakunya Lakukan Ini
Dalam penyelidikan awal, polisi menemukan bahwa Westman menuliskan ancaman terhadap Presiden Donald Trump pada magasin senapannya, serta pesan “Untuk Anak-Anak” dan “Di Mana Tuhan Kalian?”.
Hal ini menunjukkan bahwa serangan sengaja diarahkan pada anak-anak yang sedang beribadah.
Setelah melakukan aksi brutal, Westman mengakhiri hidupnya, sehingga motif pastinya belum dapat dipastikan pihak berwenang.
Menteri Noem mengecam keras tindakan tersebut, menyebutnya sebagai perbuatan yang tak terbayangkan, terutama karena menargetkan anak-anak yang tengah beribadah dengan damai.
“Doa terdalam kami menyertai anak-anak, orang tua, keluarga, guru, dan seluruh umat Kristiani. Kami berduka bersama mereka, berdoa untuk kesembuhan para korban, dan memastikan tragedi ini tidak akan terlupakan,” ujarnya.







