Tujuan kredit Tabalong Smart memberdayakan UMKM, petani, dan pedagang kecil melalui akses permodalan yang mudah dan bebas biaya, mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan, mengurangi angka kemiskinan yang pada 2025 di Kabupaten Tabalong masih berada pada angka 5,77 persen.
“Selain meningkatkan pendapatan masyarakat dan mendukung kemandirian ekonomi, serta membuka peluang kerja baru melalui penguatan sektor usaha kecil,” jelasnya.
Sementara untuk prosedur permohonan Kredit Tabalong Smart dimulai dari pengajuan syarat administrasi kepada BPR, kemudian dilakukan analisisis, dilanjutkan realisasi dan pembinaan pasca penyaluran.
Penyaluran kredit diawasi oleh Tim Percepatan Keuangan Akses Daerah (TPKAD) KabupatenTabalong bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Progress report Kredit Tabalong Smart Update 19 Agustus 2025, sudah tersalurkan dana sebesar Rp 563,5 juta (32,77 persen) dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 405 nasabah.
Sebaran nasabah penerima meliputi Kecamatan Tanjung, Muara Uya, Kelua, dan Haruai, dengan status terakahir Non Performing Loan (NPL) 0 persen atau tidak ada kredit yang macet.
Kalimantanlive.com/ A Hidayat










