BANDUNG, KALIMANTANLIVE.COM – Kota Kembang berubah mencekam! Aksi demonstrasi besar-besaran yang pecah sejak Jumat (29/8/2025) hingga Sabtu (30/8/2025) dini hari, berujung pada kerusuhan parah di sejumlah titik.
Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, yang turun langsung meninjau lokasi rusuh, mengungkapkan fakta mengejutkan: lima bangunan musnah total akibat amukan massa.
# Baca Juga :BREAKING NEWS! Muhammadiyah Ultimatum Pemerintah: Reformasi Total Polri Usai Ojol Affan Tewas Dilindas Brimob!
# Baca Juga :Propam Polri Siarkan Langsung Pemeriksaan Polisi Kasus Rantis Brimob Tabrak Driver Ojol
# Baca Juga :Doa Para Rekan Ojol dari Banjarmasin untuk Affan, Driver yang Tewas dalam Tragedi Jakarta
# Baca Juga :BREAKING NEWS! Prabowo Murka: Ojol Tewas Dilindas Rantis Brimob, Presiden Minta Pelaku Dihukum Berat
“Bangunan Cagar Budaya di Jalan Diponegoro nomor 20, itu total musnah. Ada empat bangunan lain juga ikut rata dengan tanah,” ujar Farhan di Taman Cikapayang, Sabtu pagi.
5 Bangunan Rata dengan Tanah
Berdasarkan laporan resmi Pemkot Bandung, berikut daftar bangunan yang musnah akibat rusuh massa:
Bangunan Cagar Budaya di Jalan Diponegoro No. 20
Rumah Makan Sambara
Dua rumah warga di belakang restoran Sambara, Jalan Gempol Sari
Bank di Jalan Ir. H. Juanda
Selain itu, fasilitas umum pun tak luput dari kerusakan. Mulai dari rambu lalu lintas, pedestrian, hingga aspal jalan ikut hancur akibat aksi pembakaran dan perusakan.
Bandung Tetap Aman untuk Wisatawan
Meski situasi sempat ricuh, Farhan menegaskan Bandung tetap aman dikunjungi wisatawan. Ia memastikan tidak ada hotel maupun destinasi wisata yang menjadi sasaran amuk massa.







