Aksi tersebut dinilai publik arogan dan tidak peka terhadap kondisi ekonomi. “Saya, Uya Kuya, menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya. Tulus dari hati saya untuk seluruh masyarakat Indonesia atas kejadian beberapa hari terakhir ini,” ucapnya dalam video klarifikasi.
Pengamat komunikasi politik Hendri Satrio menilai keputusan mundur merupakan langkah tepat. “Pilihannya tinggal mundur dan mendengarkan rakyat, atau bertahan sampai situasinya makin memanas,” jelasnya.
BACA JUGA: Ratusan Ojol Banjarmasin Doakan Rekan Gugur, Tegaskan Tak Ikut Demo ke DPRD
Mundurnya dua selebritas yang terjun ke politik ini menjadi catatan penting dalam dinamika nasional, sekaligus peringatan bagi pejabat publik lain untuk lebih berhati-hati dalam bersikap maupun menyampaikan pernyataan.
Sumber: Fajarharapan.id







