PALANGKARAYA, Kalimantanlive.com – Warga di Kabupaten Seruyan mengeluhkan kerusakan jalan penghubung antara Desa Asam Baru Kecamatan Seluluk dan Desa Rantau Pulut Kecamatan Seruyan Tengah, Provinsi Kalimantan Tengah dikeluhkan.
Kerusakan jalan tersebut sudah berlangsung lama, namun belum juga dilakukan perbaikan, karena jalan masih belum beraspal sehingga saat musim hujan tiba jalan becek sehingga mengganggu akses masyarakat setempat.
Keluhan kerusakan jalan tersebut sudah sering diungkapkan warga setempa terutama yang menggunakan akses jalan tersebut namun Pemerintah Kabupaten Seruyan belum juga bisa menanganinya.
Jalan penghubung dua desa tersebut sangat penting bagi warga setempat, karena merupakan akses penting untuk warga bepergian bukan hanya untuk dua desa tersebut termasuk desa lainnya di Kabupaten Seruyan.
Baca Juga :Anggota DPRD Kalteng Minta Target Rencana Pembangunan Lewat RPJMD dan Rencana Kerja Tahunan Tercapai
Kerusakan jalan tersebut mendapat perhatian Anggota DPRD Kalteng, Sudarsono, Selasa (2/9/2025) yang juga merupakan anggota dewan daerah pemilihan setempat.
Sudarsono yang juga adalah Mantan Bupati Seruyan ini mengungkapkan, keluhan kerusakan jalan tersebut memang disampaikan warga kepadanya sehingga dia berupaya untuk memperjuangkannnya.
Diungkapkan dia, jalan Desa Asam Baru– Rantau Pulut di Kabupaten Seruyan tersebut merupakan jalur penghubung untuk beberapa Kecamatan dan Desa di wilayah tersebut.
Menurut Kader Partai Golkar Kalteng ini, kerusakan yang terjadi sangat mempengaruhi kegiatag ekonomi masyarakat setempat sehingg perlu dicarikan solusinya.
Dikatakanya, diperlukan kerjasama dengan Pemerintah Provinsi Kalteng untuk penanganan jalan rusak tersebut, karena anggaran Pemkab Seruyan tak mampu untuk penangannya.
Sebab itu, kata dia, pihaknya mengaharapkan perbaikan jalur jalan tersebut bisa diambil-alih oleh Pemprov Kalteng untuk penganannya.







