Prabowo Janji Gaspol Bahas RUU Perampasan Aset: Buruh Dukung, Koruptor Terancam Dimiskinkan!

JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto akhirnya buka suara soal nasib Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset yang sudah lama mangkrak di parlemen. Dalam pertemuan bersama pimpinan partai politik, tokoh lintas agama, dan pimpinan serikat buruh di Istana, Senin (1/9/2025), Prabowo berjanji akan segera mendorong pembahasan RUU tersebut.

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI), Andi Gani Nena Wea, mengungkapkan langsung janji orang nomor satu di Indonesia itu.

# Baca Juga :Mendadak Megawati Muncul di Samping Prabowo di Istana: Isyarat Politik Apa Lagi?

# Baca Juga :TANGIS PECAH! Ibunda Affan Kurniawan Histeris Saat Prabowo Melayat: “Anak Saya Udah Enggak Ada, Pak…”

# Baca Juga :BREAKING NEWS! Prabowo Murka: Ojol Tewas Dilindas Rantis Brimob, Presiden Minta Pelaku Dihukum Berat

# Baca Juga :Presiden Prabowo Diundang Xi Jinping Hadiri Parade Militer Peringatan 80 Tahun Kemenangan Perang Dunia II di Beijing

“Beliau berjanji, RUU Perampasan Aset segera dibahas,” tegas Andi Gani di Istana, Senin malam.

Tak hanya itu, Prabowo juga berkomitmen untuk menindaklanjuti tuntutan buruh terkait RUU Ketenagakerjaan. Ia bahkan meminta Ketua DPR agar segera mengagendakan pembahasan bersama partai-partai politik.

Tiga Paket RUU Jadi Tuntutan Buruh

Presiden Partai Buruh, Said Iqbal, menyampaikan bahwa ada tiga paket RUU utama yang diminta buruh untuk dibahas pemerintah dan DPR:

RUU Ketenagakerjaan

RUU Perampasan Aset

RUU Pemilu Bersih

Menurut Said, khusus untuk RUU Perampasan Aset, Prabowo menunjukkan respons cepat dan serius.

“Undang-undang paket kedua adalah, tadi sudah disampaikan Bung Andi, untuk menghilangkan Noel-Noel lain, yaitu pejabat yang terlibat korupsi. Maka RUU Perampasan Aset harus segera disahkan,” tegas Said.