KALIMANTANLIVE.COM – Malam ini, seluruh perhatian pecinta sepak bola Tanah Air akan tertuju ke Stadion Gelora Delta Sidoarjo. Timnas U23 Indonesia bakal melakoni laga perdana di Kualifikasi Piala Asia U23 2026 menghadapi Laos, Rabu (3/9/2025) pukul 19.30 WIB.
Garuda Muda yang dipimpin pelatih asal Belanda, Gerald Vanenburg, tergabung di Grup J bersama Laos, Makau, dan raksasa Asia, Korea Selatan. Indonesia berstatus tuan rumah dan menjadikan Sidoarjo sebagai saksi perjuangan menuju tiket putaran final di Arab Saudi, Januari mendatang.
# Baca Juga :Bocor! Spesifikasi & Harga Xiaomi 15T Series Terungkap, Siap Meluncur September 2025?
# Baca Juga :Resmi! Biaya Pasang Listrik Baru PLN September 2025: Lengkap dari 450 VA hingga 3.500 VA
# Baca Juga :Rumah Uya Kuya Dijarah, Belasan Orang Ditangkap & Polisi Buru Provokator Utama
# Baca Juga :Harga Emas Antam Melejit! 3 September 2025 Naik Rp 26.000 per Gram, Pecah Rekor di Atas Rp 2 Juta
Duel Perdana Jadi Kunci
Sebelum Indonesia berlaga, duel pembuka mempertemukan Makau kontra Korea Selatan pada sore hari pukul 15.30 WIB. Namun fokus publik jelas tertuju pada partai malam, ketika Mars Garuda akan menggema untuk mendukung skuad muda Merah Putih.
Vanenburg menegaskan, kemenangan atas Laos adalah harga mati. “Kami harus fokus dan mengalahkan Laos. Itu satu-satunya jalan. Saya senang masyarakat percaya pada tim ini, dukungan mereka akan jadi energi tambahan,” tegas legenda yang pernah mengangkat trofi Piala Eropa 1988 bersama Belanda tersebut.
Jalan Terjal Menuju Arab Saudi
Format kualifikasi hanya memberi tiket kepada 11 juara grup plus 4 runner-up terbaik. Itu artinya, Garuda Muda wajib mengamankan poin penuh sejak laga pertama. Setelah melawan Laos, Indonesia akan menantang Makau pada Sabtu (6/9), lalu menghadapi lawan terberat Korea Selatan pada Selasa (9/9).
“Target kami jelas: selalu menang, siapa pun lawannya. Para pemain harus mengerti, jangan takut, karena yang dibutuhkan hanya satu: hasil terbaik,” tegas Vanenburg.
Kilas Balik Prestasi
Indonesia baru sekali mencatat sejarah lolos ke putaran final Piala Asia U23, yaitu pada edisi 2024 bersama Shin Tae-yong. Kala itu, Garuda Muda melaju sampai semifinal dan finis di posisi keempat setelah kalah dari Irak. Catatan itu kini jadi motivasi untuk mencetak prestasi lebih besar di edisi 2026.







