Cegah Pikun Sejak Dini! Rahasia HIIT Bikin Otak Tetap Tajam Sampai Tua

KALIMANTANLIVE.COM – Pikun bukan cuma soal umur. Banyak orang baru menginjak usia 60-an sudah mulai lupa ini-itu, bahkan kesulitan mengingat hal sederhana. Tapi kabar baiknya, ada “senjata rahasia” yang bisa bikin otak tetap encer: olahraga High Intensity Interval Training (HIIT).

Ya, olahraga yang terkenal bikin keringat bercucuran ini ternyata bukan hanya baik untuk jantung dan otot, tapi juga bisa mencegah demensia serta menjaga memori tetap joss!

# Baca Juga :Rumah Uya Kuya Dijarah, Belasan Orang Ditangkap & Polisi Buru Provokator Utama

# Baca Juga :Harga Emas Antam Melejit! 3 September 2025 Naik Rp 26.000 per Gram, Pecah Rekor di Atas Rp 2 Juta

# Baca Juga :BREAKING NEWS! Malam Ini Timnas U23 Indonesia Vs Laos di Kualifikasi Piala Asia 2026: Pertaruhan Hidup-Mati Garuda Muda

# Baca Juga :MENGUNGKAP SOSOK MISTERIUS “Profesor R”: Dalang Tutorial Molotov di Balik Aksi Ricuh Jakarta

Bukti Ilmiah: HIIT Lawan Pikun

Penelitian dari Universitas Queensland membuktikan, latihan HIIT selama enam bulan mampu memperbaiki fungsi otak sekaligus menjaga ketajaman kognitif hingga bertahun-tahun ke depan.

“Kami menemukan, enam bulan HIIT sudah cukup untuk membalikkan kondisi penurunan daya ingat,” ungkap ahli saraf Perry Bartlett, dikutip dari Science Alert.

Studi ini melibatkan 151 lansia berusia 65–85 tahun yang dibagi ke tiga kelompok: peregangan ringan, jalan cepat di treadmill, dan HIIT. Hasilnya? Hanya kelompok HIIT yang otaknya menunjukkan perkembangan signifikan.

Lebih mengejutkan lagi, menurut peneliti Daniel Blackmore, efek positifnya bertahan hingga lima tahun meski peserta tidak rutin lagi berolahraga intens setelah program selesai.

Apa Itu HIIT?

HIIT adalah latihan singkat dengan intensitas tinggi yang diselingi masa pemulihan ringan. Tujuannya membuat detak jantung naik-turun secara bergantian, sehingga tubuh terbiasa menghadapi “kejutan” ritme.

Contoh sederhana HIIT:

Bersepeda sprint 30 detik, lalu gowes santai 1 menit.

Naik tangga cepat 20 detik, lalu jalan biasa 40 detik.

Squat atau mountain climbers intens, lalu istirahat pendek.

Hanya dalam 6–20 menit saja, tubuh bisa merasakan manfaat besar, mulai dari metabolisme yang lebih baik, tekanan darah lebih stabil, hingga daya tahan tubuh meningkat.