Kim Jong Un Tiba di China, Putri Cantiknya Kim Ju Ae Jadi Pusat Perhatian di Parade Militer Raksasa

BEIJING, KALIMANTANLIVE.COM – Suasana Beijing mendadak geger! Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un tiba di China bersama putrinya, Kim Ju Ae, untuk menghadiri Parade Militer Peringatan Hari Kemenangan ke-80 pada Rabu (3/9/2025).

Kehadiran Ju Ae sontak menjadi sorotan publik internasional. Putri yang digadang-gadang sebagai penerus dinasti Kim itu mencuri perhatian sejak ia turun dari kereta lapis baja supermewah bersama sang ayah di Stasiun Beijing.

# Baca Juga :Kim Jong Un Tegaskan Korut Siap Perang Nuklir dengan AS dan Korsel

# Baca Juga :7 Fashion Barat Diharamkan Kim Jong Un Buat Warga Korea Utara

# Baca Juga :GEMPARKAN DUNIA! Kim Jong Un Eksekusi 30 Pejabat Gegara 4.000 Nyawa Melayang Akibat Banjir Besar di Korut

# Baca Juga :WOW! Prabowo Berdiri Sejajar dengan Xi Jinping, Putin, dan Kim Jong Un di Parade Militer Raksasa China

Putri Misterius yang Jadi Kandidat Penerus

Badan Intelijen Korea Selatan (NIS) sebelumnya menyebut Kim Ju Ae sebagai kandidat terkuat penerus tahta Pyongyang. Meski usianya diperkirakan baru sekitar 10–12 tahun, Ju Ae kerap tampil mendampingi Kim Jong Un dalam acara resmi sejak 2022.

Informasi pribadi tentangnya masih minim, namun sorot kamera internasional kini tertuju padanya di tengah parade terbesar yang digelar Xi Jinping.

Perjalanan Panjang dengan Kereta Lapis Baja

Kim Jong Un meninggalkan Pyongyang pada Senin (1/9/2025) dengan kereta pribadinya yang penuh kemewahan. Dilengkapi restoran berkelas dengan anggur Perancis dan hidangan laut segar, kereta itu melaju pelan ke China dengan pengamanan superketat.

Tradisi ini diwarisi dari kakeknya, Kim Il Sung, dan ayahnya, Kim Jong Il, yang terkenal takut terbang.

Parade Bersejarah: Xi, Putin, dan Kim Satu Panggung

Parade berdurasi 70 menit itu menampilkan ratusan tank, jet tempur, rudal balistik, hingga sistem anti-drone terbaru. Untuk pertama kalinya, struktur kekuatan baru militer China dipamerkan secara penuh.

Xi Jinping berdiri sejajar dengan Putin dan Kim Jong Un, menegaskan solidaritas politik Beijing dengan Moskwa dan Pyongyang.

Tak hanya itu, parade ini juga menjadi panggung Xi untuk menunjukkan bahwa China siap jadi pusat gravitasi geopolitik dunia di tengah guncangan global.

Kehadiran Bersejarah

Ini adalah kunjungan pertama Kim Jong Un ke China sejak 2019, sekaligus pertama kalinya pemimpin Korea Utara hadir dalam parade militer Beijing sejak era kakeknya pada 1959.

Selain Putin dan Kim, parade turut dihadiri 26 kepala negara, termasuk pemimpin Iran, Kuba, hingga negara-negara Asia Tenggara seperti Indonesia, Malaysia, Myanmar, dan Vietnam.