BARU TERUNGKAP! Detik-Detik Pria Misterius Lempar Kayu Membara ke Ruang Kerja Emil Dardak hingga Grahadi Berkobar

KALIMANTANLIVE.COM – Suasana Gedung Negara Grahadi, Surabaya, mendadak berubah mencekam. Kantor Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, terbakar hebat setelah seorang pria misterius terekam kamera melemparkan kayu membara ke ruang kerjanya, Kamis (4/9/2025) malam.

Kronologi Mencekam

# Baca Juga :REAKING NEWS! Gempa M 4,7 Guncang Sarmi Papua, Warga Panik Saat Fajar Menyingsing

# Baca Juga :GEGER! Bareskrim Dalami Konten Demo Disusupi Judi Online Berkedok Gift TikTok

# Baca Juga :Hidup Tenang Tanpa Takut Serangan Jantung! 6 Cara Ampuh Jaga Kesehatan Jantung Sejak Dini

# Baca Juga :MANDUL LAGI! Timnas U-23 Gagal Bobol Laos, Jalan ke Piala Asia Kian Terjal

Sekitar pukul 21.53 WIB, wartawan yang berada di lokasi berhasil merekam detik-detik kebakaran. Awalnya, terlihat beberapa orang berada di dalam ruang kerja Emil melakukan perusakan dan penjarahan. Api kecil mulai menyala di bagian luar gedung.

Tiba-tiba, seorang pria berjaket abu-abu, helm hitam, masker putih, celana dan sepatu hitam memanjat pagar depan ruang kerja Emil. Dengan cekatan, ia mengambil sebatang kayu besar yang sudah terbakar di halaman samping, lalu melemparkannya ke dalam ruangan kerja Emil.

Hanya dalam hitungan detik, api menjalar cepat dan membuat ruangan berkobar hebat, merembet ke bagian lain gedung. Aksi pria itu terekam jelas: datang, lempar kayu, lalu pergi dengan tenang—semua berlangsung kurang dari 20 detik.

Identitas Masih Misterius

Hingga kini, identitas pria misterius itu belum diketahui. Aksinya yang begitu terencana membuat publik bertanya-tanya, apakah ia bagian dari massa perusuh, provokator, atau memang pelaku tunggal dengan misi tertentu.

Situasi Pasca Kebakaran

Kebakaran di kantor Wakil Gubernur ini membuat aparat keamanan memperketat penjagaan di Gedung Negara Grahadi. Penyelidikan masih dilakukan untuk mengungkap siapa dalang di balik insiden pembakaran ruang kerja Emil Dardak.

(kalimantanlive.com/sumber lainnya)

editor : TRI