Sementara itu, KH Muhammad Saubari dalam tausiahnya menekankan pentingnya niat dalam setiap amal perbuatan.
Ia menyebut, Rasulullah pernah bersabda bahwa siapa saja yang di pagi hari berniat untuk menolong orang kesusahan, teraniaya, terkena musibah, atau membantu sesama muslim, maka baginya pahala seperti haji mabrur.
“Keistimewaan umat Nabi Muhammad adalah fadilah niat. Sekadar berniat saja sudah bernilai pahala. Namun bekerja tanpa niat, tidak akan mendatangkan pahala,” jelasnya.
Ia pun mengajak jemaah agar setiap pekerjaan diniatkan untuk menggembirakan Rasulullah, sehingga setiap amal akan terhubung kepada Nabi dan bernilai pahala yang besar.
“Rumusnya sederhana, setiap bekerja niatkan untuk membantu umat Nabi Muhammad SAW. Hadirkan Nabi dalam niat kita, insyaAllah pekerjaan itu menjadi amal mulia,” pungkasnya.
(Kalimantanlive.com/Kamil)










