TRAGEDI MENGERIKAN! Satu Keluarga Tewas Terkubur di Indramayu, Usaha Sarang Walet Jadi Sorotan

KALIMANTANLIVE.COM – Warga Indramayu diguncang tragedi horor nyata! Lima jenazah dari satu keluarga ditemukan terkubur di halaman belakang rumah di Kelurahan Paoman, awal September 2025. Peristiwa sadis ini langsung menyisakan duka mendalam sekaligus ketakutan yang menghantui warga sekitar.

Duka Keluarga, Harapan Keadilan

# Baca Juga :MANDUL LAGI! Timnas U-23 Gagal Bobol Laos, Jalan ke Piala Asia Kian Terjal

# Baca Juga :BARU TERUNGKAP! Detik-Detik Pria Misterius Lempar Kayu Membara ke Ruang Kerja Emil Dardak hingga Grahadi Berkobar

# Baca Juga :BREAKING NEWS! Jakarta Bergejolak Hari Ini: Ribuan Polisi Amankan Demo Panas di DPR & Monas 4 September 2025

# Baca Juga :Merinding! Sinopsis The Conjuring: Last Rites, Babak Terakhir Perburuan Setan Ed & Lorraine Warren

Niko Hadimulya, keponakan almarhum Haji Sahroni (70), korban sekaligus kepala keluarga, berharap pelaku segera ditangkap.
“Semoga kasus ini cepat terungkap. Kami serahkan sepenuhnya ke polisi,” ucap Niko penuh haru saat pemakaman, Rabu (3/9/2025).

Korban: Dari Kakek Hingga Bayi 8 Bulan

Tragedi memilukan ini merenggut nyawa:

Sahroni (70) – pensiunan yang mengelola usaha sarang walet

Budi (43) – anaknya, mantan pegawai bank

Euis (37) – menantu sekaligus pedagang grosir

Ratu (7) – cucu perempuan

Seorang bayi berusia 8 bulan

Keluarga yang dikenal harmonis itu tewas mengenaskan tanpa diketahui penyebab pasti.

Kronologi Penemuan Mengerikan

Senin sore (1/9/2025), warga mencium bau busuk menyengat dari rumah Sahroni. Polisi menemukan gundukan tanah mencurigakan di bawah pohon nangka. Saat digali, horor terungkap: lima jenazah terkubur dalam satu liang.

Barang bukti berupa cangkul, ember, sprei, hingga terpal berlumur darah diamankan polisi. Diduga, korban sudah meninggal dua hari sebelum ditemukan.

Kecurigaan Warga: Dua Pikap Misterius

Warga Paoman masih dihantui rasa takut. Beberapa saksi mengaku melihat dua mobil pikap berhenti lama di depan rumah korban pada Sabtu dini hari. Namun, tak ada yang menyangka peristiwa itu terkait tragedi pembunuhan keluarga Sahroni.

Kecurigaan juga menguat karena sejak Kamis pekan lalu, komunikasi keluarga korban dengan tetangga mendadak terputus. Saat rumah didobrak, bau busuk menyeruak hingga terlihat bagian kaki manusia yang terkubur.