BREAKING NEWS! Sahroni, Eko Patrio, Uya Kuya hingga Nafa Urbach Resmi Tak Lagi Terima Gaji dan Tunjangan DPR

Gelombang protes berawal dari polemik tunjangan DPR jumbo, termasuk tunjangan rumah Rp 50 juta. Kritik masyarakat justru dibalas pernyataan kontroversial:

Ahmad Sahroni menyebut pengkritik DPR sebagai “orang tolol se-dunia”.

Nafa Urbach membela tunjangan dengan alasan untuk mengontrak rumah dekat gedung DPR.

Ucapan itu memicu demo besar-besaran di berbagai daerah, termasuk depan gedung DPR. Situasi makin memanas setelah insiden tragis pengemudi ojol Affan Kurniawan tewas terlindas rantis Brimob, yang membuat publik kian geram.

Akhirnya, partai politik terpaksa mengambil langkah drastis: menonaktifkan lima anggota DPR sekaligus memutus hak gaji dan tunjangannya.

(kalimantanlive.com/sumber lainnya)

editor : TRI