KALIMANTANLIVE.COM – Dunia mode internasional kehilangan salah satu ikon terbesarnya. Giorgio Armani, maestro elegansi asal Italia, menghembuskan napas terakhir pada Kamis (4/9/2025) di kediamannya, Milan. Sang legenda tutup usia pada umur 91 tahun, meninggalkan duka mendalam bagi industri fashion global.
Kabar wafatnya Armani diumumkan langsung oleh Armani Group melalui pernyataan resmi:
# Baca Juga :Penjarahan Rumah Pejabat & Artis: Dari Sahroni, Sri Mulyani, Hingga Uya Kuya, Polisi Mulai Selidiki!
# Baca Juga :Langit Kalimantan Selatan Diprediksi ‘Ngambek’ Jumat Ini: Petir, Kabut, dan Hujan Ringan Menyergap 13 Wilayah!
# Baca Juga :Heboh! Perusuh & Penjarah Ditangkap, Tapi Belum Ada yang Dijerat Pasal Makar
# Baca Juga :BREAKING NEWS! Sahroni, Eko Patrio, Uya Kuya hingga Nafa Urbach Resmi Tak Lagi Terima Gaji dan Tunjangan DPR
“Dengan kesedihan mendalam, Armani Group mengumumkan wafatnya pencipta, pendiri, dan penggerak tak kenal lelah: Giorgio Armani.”
Kondisi Kesehatan Menurun Sebelum Wafat
Beberapa bulan terakhir, kondisi Armani memang menurun. Ia bahkan absen untuk pertama kalinya dari Milan Men’s Fashion Week 2025. Meski tak hadir secara fisik, Armani tetap mengikuti jalannya peragaan busana secara daring dari rumah.
Pihak keluarga belum merinci penyebab pasti kematian Armani. Namun, ia dikenal tetap aktif bekerja hingga hari-hari terakhirnya, mengawasi koleksi, proyek, dan berbagai inisiatif perusahaan.
“Bekerja hingga hari-hari terakhirnya, mendedikasikan diri untuk perusahaan, koleksi, dan berbagai proyek masa depan,” tulis pihak rumah mode.
Prosesi Perpisahan Giorgio Armani
Jenazah Armani akan disemayamkan di Via Bergognone 59, Armani/Teatro, Milan pada 6–7 September 2025 pukul 09.00–18.00 waktu setempat, terbuka untuk publik.
Pemakaman akan dilakukan secara tertutup sesuai permintaan sang maestro sebelum meninggal dunia.
Jejak Karier & Warisan Sang Maestro
Lahir di Piacenza, Italia, 11 Juli 1934.
Awalnya kuliah kedokteran di Universitas Milan, namun berhenti dan memilih jalur seni.
Awal karier: window dresser di La Rinascente, lalu bekerja untuk Nino Cerruti pada 1960-an.
Tahun 1975, mendirikan label Giorgio Armani bersama Sergio Galeotti.
1980, mendandani Richard Gere dalam film American Gigolo, yang melambungkan namanya ke Hollywood.
Perintis setelan wanita modern pada era 1980-an, simbol kekuatan sekaligus kenyamanan.
Membangun kerajaan mode: Emporio Armani, Armani Exchange, Armani Privé, lini kosmetik, aksesori, hotel, hingga restoran mewah.
Desainer haute couture pertama yang menyiarkan peragaan busana secara daring.
Kekayaan bersih diperkirakan lebih dari USD 12 miliar (sekitar Rp 197,5 triliun).







