“Gerakan semacam ini jangan berhenti di sini. Sungai-sungai kecil di kelurahan lain juga jangan sampai luput dari perhatian,” tegasnya.
Yamin menambahkan, sungai-sungai di Banjarmasin dulunya menjadi urat nadi kehidupan warga. Namun, seiring berjalannya waktu, kondisinya semakin tercemar dan kehilangan fungsinya.
“Dulu, sekitar 20–30 tahun lalu, sungai masih jadi bagian utama kehidupan warga. Sekarang kondisinya memprihatinkan. Revitalisasi dan normalisasi sungai harus jadi perhatian bersama, karena sungai bukan hanya untuk kita sekarang, tapi juga untuk masa depan anak cucu kita,” pungkasnya.
Kalimantanlive.com/Ilham
Editor: Elpian







