KALIMANTANLIVE.COM – Sejumlah daerah di Provinsi Bali dilanda banjir pada Rabu (10/9/2025) akibat intensitas hujan yang terjadi sejak Selasa (9/9/2025). Wilayah terdampak banjir berada di Kabupaten Jembrana, Gianyar, Tabanan, Klungkung dan Kota Denpasar.
Akibat banjir tersebut, setidaknya dua orang meninggal dunia dan lebih dari 200 orang telah dievakuasi di berbagai wilayah di Bali.
Banjir yang melanda sejumlah daerah di Provinsi Bali, pada Rabu (10/09/2025), merupakan yang terparah dalam satu dekade terakhir, kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bali, I Gede Agung Teja Bhusana Yadnya, sebagaimana dilansir BBC News.
BACA JUGA: Banjir dan Angin Kencang Ancam Kalsel Selasa 31 Juli 2025: Batola, Tala & Kotabaru Hujan Petir!
Proses evakuasi terhadap korban banjir masih terus berlangsung hingga pukul 12.00 Wita sejak pukul 05.00 Wita.
Menurut Juni Antara, hujan yang melanda sejak kemarin, tidak berhenti sampai hari ini, mengakibatkan luapan air di sungai-sungai wilayah Denpasar.
Daerah lainnya yang tergenang banjir, di antaranya area Laksamana, Nuansa Kori, Lembusora, Ahmad Yani Utara, Bedahulu, Kampung Jawa, Kebo Iwa, Sutomo, Gunung Agung, Pulau Biak I, dan Angantaka.
Banyak jalan tergenang air sehingga akses jalan terputus dan tidak bisa dilalui kendaraan.
Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar melaporkan hujan dengan intensitas ringan hingga lebat disertai angin kencang dan petir terjadi di sebagian besar wilayah Bali sejak Selasa (09/09/2025) pagi.







