“Dari foto udara terlihat lokasinya berada di kawasan hutan yang tidak terlalu bergunung. Mudah-mudahan ada pemukiman terdekat agar masyarakat bisa membantu korban,” kata Wayan.
Tim gabungan yang dikerahkan terdiri dari SAR Timika, TNI AU Yohanis Kapiyau Timika, Polres Mimika, UPBU Mozes Kilangin, dan sejumlah potensi SAR lainnya. Kondisi cuaca di Timika Kamis pagi cukup cerah sehingga diharapkan proses evakuasi berjalan lancar.
Diketahui, pada Rabu pagi dua helikopter milik PT Intan Angkasa, yaitu PK-IWD dan PK-IWS, terbang dari Ilaga menuju Timika. Helikopter PK-IWD terbang lebih dulu 10 menit sebelum PK-IWS. Keduanya sempat berkomunikasi, namun kontak dengan PK-IWS kemudian terputus.
Sinyal komunikasi PK-IWS sempat ditangkap radar di Sentani, Jayapura, dan awalnya diduga heli itu melakukan pendaratan darurat akibat cuaca buruk. Namun belakangan dipastikan heli tersebut mengalami kecelakaan.
“Hal ini terkonfirmasi secara visual oleh Helikopter PK-IWD,” kata Kepala Seksi Operasi dan Siaga SAR Timika, Charles Y. Batlajery.
Sumber: Antaranews










