Gedung Pemerintah Dibakar, Pemuda Nepal Desak Militer Terapkan Jam Malam

Menurut laporan The Kathmandu Post, kerusuhan semakin parah setelah demonstran sempat menghalangi mobil pemadam kebakaran keluar dari markas, sehingga api sulit dikendalikan.

Akar Masalah

Kerusuhan dipicu kebijakan pemerintah yang memblokir sejumlah platform media sosial populer, termasuk X, Instagram, Facebook, YouTube, WhatsApp, dan Telegram, lantaran dinilai tidak memenuhi syarat pendaftaran ke Kementerian Komunikasi dan Teknologi Informasi.

BACA JUGA: Serangan Israel di Gaza Tewaskan Warga Sipil yang Tengah Menunggu Bantuan

Pemblokiran itu memicu kemarahan publik dan berujung aksi turun ke jalan. Pemerintah akhirnya mencabut larangan tersebut pada Selasa, setelah bentrokan berdarah menewaskan 21 orang.

Selain isu media sosial, para demonstran juga menyoroti sulitnya lapangan kerja bagi generasi muda serta tingginya tingkat korupsi yang dinilai memperburuk kehidupan sehari-hari.

Sumber: Fajarharapan.id