Sementara itu, Hendrik menyebut BPJN Kalsel tengah mengebut empat program prioritas konstruksi, meliputi preservasi Jalan Lingkar Walangsi–Kopralikse, peningkatan Jalan SSBN TAA, rekonstruksi Bundaran Hidayat–Lumpangi–batas Kaltim, dan pembangunan Jembatan Sungai Batang Banyu I.
Sebagian besar proyek sudah berjalan dengan progres di atas 40 persen dan ditargetkan rampung bertahap hingga akhir 2025.
“Harapannya, hasil pembangunan ini benar-benar bisa dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujarnya.
Sumber: DPRD Kalsel







