KALIMANTANLIVE.COM – Banjir besar yang melanda Pulau Bali sejak Selasa (9/9/2025) menelan korban jiwa hingga 16 orang. Data terbaru disampaikan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) setelah salah satu dari dua korban hilang berhasil ditemukan pada Kamis (11/9/2025) sore.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, mengonfirmasi masih ada 1 korban lagi yang belum ditemukan.
# Baca Juga :Samsung Galaxy F17 5G Resmi Meluncur! HP Paling Tipis di Kelasnya, Android Aman 6 Tahun
# Baca Juga :WADUH! Polisi Panggil Sherina Munaf Soal Kucing Uya Kuya, Ada Apa?
# Baca Juga :Ariel Tatum Pamer Skill Masak! Tetap Anggun Saat Sajikan Steak & Pasta Truffle untuk Sahabat
# Baca Juga :Prabowo Restui Tim Independen Usut Tragedi Demo Agustus 2025, Korban Jiwa & Kerusuhan Jadi Sorotan
Sebaran Korban Jiwa
BNPB mencatat korban meninggal terdiri dari:
10 orang di Kota Denpasar
3 orang di Gianyar
2 orang di Jembrana
1 orang di Badung
Sementara itu, 125 personel gabungan terus dikerahkan untuk mencari korban hilang di titik-titik rawan banjir.
Situasi Bali Mulai Normal
Meski masih menyisakan pekerjaan besar, banjir di sebagian wilayah Bali sudah mulai surut. Tim gabungan kini fokus pada pencarian korban, pembersihan material, hingga penyedotan air di titik genangan seperti basemen Pasar Badung.
“Kondisi Bali sudah mulai terkendali,” tegas Abdul Muhari.
Fenomena hujan ekstrem ini dipicu oleh gangguan gelombang ekuatorial Rossby yang berlangsung lebih dari 24 jam.







