Kalimantanlive.com – Kualitas udara di Jakarta pada Minggu (14/9) pagi tercatat tidak sehat dan menempatkan ibu kota sebagai kota dengan udara terburuk ketiga di dunia.
Berdasarkan data IQAir pukul 05.55 WIB, indeks kualitas udara (AQI) Jakarta mencapai 152 dengan polusi PM2,5 sebesar 57,5 mikrogram per meter kubik.
Angka tersebut masuk kategori tidak sehat, berisiko bagi kelompok sensitif, serta dapat menimbulkan dampak pada kesehatan manusia, hewan, maupun tumbuhan.
IQAir merekomendasikan warga untuk membatasi aktivitas di luar ruangan, menggunakan masker, serta menutup jendela guna mencegah paparan udara kotor.
Dalam daftar kota dengan kualitas udara terburuk, posisi pertama ditempati Kinshasa (Kongo) dengan AQI 166, kedua Lahore (Pakistan) 158, keempat Tashkent (Uzbekistan) 126, dan kelima Addis Ababa (Etiopia) 120.










