China Kembangkan Teknologi AI untuk Pantau Emisi CO₂ Jalan Raya dengan Resolusi Tinggi

Kalimantanlive.com – Para peneliti di China berhasil mengembangkan kerangka kerja hibrida untuk memantau sumber dan perubahan emisi karbon dioksida (CO₂) di jalan raya secara real-time dengan resolusi 30 meter. Temuan ini dipublikasikan dalam jurnal Sustainable Cities and Society.

Teknologi tersebut saat ini sedang diuji coba di Shenzhen, Provinsi Guangdong, dan diharapkan dapat diperluas ke lebih banyak kota guna mendukung pengurangan emisi karbon di kawasan perkotaan.

BACA JUGA: Chery Indonesia Masih Kaji Pembangunan Pabrik Mandiri di Tanah Air

Peningkatan mobilitas dan perluasan kota selama ini mendorong kenaikan emisi CO₂ di jalan raya, yang menjadi tantangan serius bagi regulasi iklim lokal, kesehatan masyarakat, serta upaya menuju netralitas karbon.

Menurut Wang Li, penulis koresponden sekaligus peneliti di Institut Penelitian Informasi Antariksa, Akademi Ilmu Pengetahuan China, metode lama memiliki resolusi spasial yang terlalu kasar sehingga sulit menangkap variasi emisi pada skala kecil. Hal ini menyulitkan peneliti melacak sumber emisi secara akurat maupun menjelaskan penyebabnya.

Untuk itu, timnya mengembangkan kerangka kerja baru yang menggabungkan Panoptic-Artificial Intelligence (Panoptic-AI) dengan sistem pengamatan bergerak.