Delegasi Indonesia Mundur dari Flotilla Gaza, Serahkan 30 Kursi untuk Peserta Internasional

KALIMANTANLIVE.COM – Keputusan mengejutkan datang dari Global Peace Convoy (GPC) Indonesia. Rombongan kemanusiaan ini resmi mundur dari Global Sumud Flotilla (GSF), misi maritim internasional yang bertujuan menembus blokade Gaza dan menyalurkan bantuan bagi rakyat Palestina.

Langkah ini diambil usai menghadapi persoalan teknis di Tunisia, lokasi berkumpulnya para peserta flotilla sejak 31 Agustus 2025. Selain itu, keputusan strategis ini dianggap sebagai cara terbaik untuk menjaga kesuksesan misi bersama.

# Baca Juga :Jumlah Jurnalis Tewas di Gaza Capai 240, Jadi Konflik Paling Mematikan bagi Media

# Baca Juga :Kelaparan di Gaza, Simbol Gagalnya Solidaritas Global

# Baca Juga :Iran Kecam Serangan Israel ke Rumah Sakit Nasser Gaza

# Baca Juga :Serangan Israel di Gaza Tewaskan Warga Sipil yang Tengah Menunggu Bantuan

Alasan Delegasi Indonesia Mundur

Menurut Steering Committee GSF, jumlah kapal yang siap berlayar berkurang drastis akibat kerusakan teknis dan cuaca ekstrem. Kondisi itu membuat sebagian peserta harus dikurangi sesuai ketersediaan kapal.

Dalam situasi genting ini, GPC Indonesia rela menyerahkan 30 kursi delegasinya untuk memberi kesempatan kepada peserta internasional lain.

“Delegasi Indonesia menjadi contoh luar biasa. Mereka memberi kontribusi finansial besar, berkampanye di dalam dan luar negeri, dan bahkan menyumbangkan 30 kursi mereka,” kata Melanie Schweizer, perwakilan SC GSF dalam pernyataannya.

Kontribusi Indonesia Tetap Besar

Meski tidak ikut berlayar menuju Gaza, peran Indonesia tetap krusial. GPC Indonesia telah:

Mengirim 30 aktivis terlatih untuk persiapan misi.

Menyumbang lima kapal untuk memperkuat armada flotilla.

Menyediakan akomodasi bagi peserta internasional.

Dalam rilis resminya, GPC Indonesia menegaskan bahwa misi utama mereka sejak awal adalah menembus blokade Gaza sekaligus menggugah kesadaran dunia akan genosida di Palestina. Dengan masifnya keterlibatan global, mereka menilai tujuan kedua telah tercapai.