“Saya siap sebagai Kapolres, apabila disini ada aksi atau unjuk rasa anarkis kami siap melakukan tindakan tegas,” tegas Kapolres.
Sebelumnya Kabag OPS Polres Barito Utara Kompol Masriwiyono menerangkan beberapa skenario pengendalian pada Tactical Floor Game, yaitu menggunakan peta di lantai dalam merencanakan dan mematangkan skenario operasi. Salah satunya melakukan penyekatan kedatangan massa dari luar kota Muara Teweh.
Pada kegiatan simulasi di bawah guyuran hujan lebat ini diperagakan berbagai skenario seperti penggunaan cara-cara humanis, sampai pada teknik pengendalian unjuk rasa, penembakan gas air mata, semprotan air bertekanan tinggi dari mobil water canon, penetrasi pasukan brimob ke ruang penculikan dan penggunaan alat peledak kejut sampai penjinakan hingga pemusnahan bom oleh Tim Gegana.
Kalimantan Live/M. Gazali Noor







