KALIMANTANLIVE.COM – Apple akhirnya buka suara! Setelah ramai keluhan pengguna iPhone yang merasa baterai perangkatnya lebih cepat habis usai memperbarui sistem operasi, perusahaan asal Cupertino itu blak-blakan mengakui bahwa update besar seperti iOS 26 memang bisa membuat baterai drop sementara waktu.
Apple: Wajar iPhone Jadi Boros dan Hangat
# Baca Juga :iOS 26 Rilis, Ini Daftar iPhone yang Mendukung dan Cara Update
# Baca Juga :iPhone 16 & 15 Turun Harga Usai Hadirnya iPhone 17, Intip Daftar Terbaru!
# Baca Juga :Rilis iPhone Air di China Ditunda Gara-Gara Regulasi eSIM
# Baca Juga :Rekomendasi iPhone Rp4 Jutaan Terbaik 2025, Masih Layak Dipinang!
Dalam catatan rilis resmi “About Apple software updates”, Apple menjelaskan bahwa setelah iPhone diperbarui, sistem akan menjalankan proses set-up latar belakang. Tahap ini mencakup indeksasi file, sinkronisasi data, unduhan aset baru, hingga pembaruan aplikasi.
Dampaknya, iPhone akan bekerja lebih keras sehingga terasa lebih hangat, performa menurun, dan baterai boros. Namun Apple menegaskan: ini normal dan hanya berlangsung sementara.
Fitur Baru = Konsumsi Daya Lebih Besar
iOS 26 membawa sejumlah fitur pintar yang disebut Apple membuat iPhone semakin cerdas. Tapi di balik itu, beberapa fitur memang membutuhkan daya ekstra dan sumber daya pemrosesan tambahan. Alhasil, ada kemungkinan pengguna merasakan dampak pada kinerja dan daya tahan baterai, tergantung cara pemakaian sehari-hari.
“Segera setelah menyelesaikan update, khususnya pada rilis besar, Anda mungkin melihat dampak sementara pada baterai dan performa termal. Ini normal,” tulis Apple dalam laman dukungan resminya.
Fenomena Lama, Tapi Kini Apple Lebih Jujur
Kasus baterai boros pasca-update sebenarnya bukan hal baru. Bedanya, kali ini Apple memilih bicara terang-terangan agar pengguna tidak panik.
Apple juga memastikan akan terus melakukan optimasi lewat update lanjutan, baik berupa patch minor seperti iOS 26.1 maupun update keamanan rutin.









