WASHINGTON DC, KALIMANTANLIVE.COM – Sidang perdana kasus pembunuhan aktivis konservatif ternama Charlie Kirk langsung menyedot perhatian publik Amerika. Tyler Robinson (22), tersangka utama penembakan brutal itu, resmi dituntut hukuman mati oleh jaksa dalam persidangan di Pengadilan Distrik, Selasa (16/9/2025).
Penembakan yang Mengguncang AS
# Baca Juga :Geger! Rekaman Bocor Ungkap Trump Ancam Bom Beijing dan Moskwa jika China Invasi Taiwan
# Baca Juga :Heboh! Studi Harvard Nobatkan Indonesia sebagai Negara Paling Sejahtera di Dunia, Kok Bisa?
# Baca Juga :Hat-trick Amad Diallo Gemparkan Old Trafford: Manchester United Lumat Southampton 3-1!
# Baca Juga :VIRAL di TikTok, Wajah Madonna Berubah Mengerikan, Netizen Mengaku Merasa Ketakutan
Charlie Kirk, pendiri Turning Point USA sekaligus sekutu dekat Presiden Donald Trump, ditembak mati pada Kamis (11/9/2025) di sebuah acara kampus di Utah. Tragedi ini membuat dunia politik sayap kanan AS berduka dan memicu ancaman aksi balasan.
Menurut penyelidikan, Robinson diduga menembak dari atap gedung dan peluru tepat mengenai leher Kirk hingga ia tewas di tempat.
Perburuan 33 Jam yang Menegangkan
Robinson sempat buron selama 33 jam sebelum akhirnya menyerahkan diri usai dibujuk oleh orang tuanya. Foto wajahnya yang tersebar luas membuat tekanan publik semakin kuat hingga ia tak bisa lagi bersembunyi.
Saat hadir di persidangan, Robinson mengenakan rompi pencegahan bunuh diri, perlengkapan khusus yang biasa dipakai tahanan berprofil tinggi. Di hadapan Hakim Distrik Tony Graf, ia hanya menyebutkan namanya saat pembacaan tujuh dakwaan, termasuk pembunuhan berencana dengan pemberatan.
Jaksa Tegas: Hukuman Mati!
Jaksa Wilayah Utah County, Jeff Gray, menegaskan pihaknya akan menuntut hukuman mati bagi Robinson.
“Keputusan ini dibuat berdasarkan bukti, keadaan, dan sifat kejahatan yang sangat serius,” tegas Gray dalam konferensi pers.
Pesan Kebencian Terbongkar
Pengadilan juga mengungkap bukti mengejutkan berupa pesan teks Robinson kepada teman sekamarnya pada hari penembakan.
“Aku punya kesempatan untuk menyingkirkan Charlie Kirk dan aku akan melakukannya,” tulis Robinson.







