Kalimantanlive.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengumumkan bahwa Presiden China Xi Jinping telah memberikan lampu hijau atas kesepakatan terkait TikTok. Dengan kesepakatan ini, platform video pendek tersebut akan dikelola oleh konsorsium investor asal Amerika Serikat.
“Pembicaraan lewat telepon berlangsung sangat baik. Kami akan berbicara lagi, dan saya mengapresiasi persetujuan TikTok,” ujar Trump di akun Truth Social, usai percakapan dengan Xi Jinping.
BACA JUGA: Bocoran Kamera Xiaomi 17 Pro & Pro Max, Andalkan Lensa Leica dan Zoom 5x
Perusahaan induk TikTok, ByteDance, juga menegaskan komitmennya untuk menjaga keberlangsungan layanan di Amerika Serikat melalui entitas baru, TikTok U.S.
Dalam pernyataannya, ByteDance berterima kasih kepada Xi Jinping dan Donald Trump atas dukungan mereka.
Belum ada detail lengkap mengenai isi kesepakatan. Namun laporan The Wall Street Journal menyebut investor seperti Oracle, Silver Lake, dan Andreessen Horowitz akan memegang hingga 80 persen saham TikTok U.S, sementara sisanya tetap dimiliki pemegang saham asal China.










