PALANGKARAYA, Kalimantanlive.com – DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar diskusi intensif untuk memperkuat Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) Badan Musyawarah (Banmus) serta optimalisasi Rencana Kerja (Renja) 2026.
Kegiatan ini diarahkan untuk meningkatkan efektivitas perencanaan legislatif sekaligus memastikan kontribusinya terhadap kesejahteraan masyarakat.
BACA JUGA:
Dalam forum tersebut, dibahas berbagai isu strategis mulai dari pengawasan kebijakan daerah, penataan anggaran sektor pendidikan, kesehatan, hingga pemberdayaan ekonomi.
DPRD Kalsel menekankan pentingnya Renja yang responsif terhadap persoalan sosial-ekonomi agar target pembangunan daerah dapat tercapai secara merata.
Sebagai upaya memperkaya perspektif, DPRD Kalsel melakukan studi komparasi ke DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng).
Melalui pertemuan itu, kedua pihak saling berbagi pengalaman tentang penyusunan agenda tahunan, penentuan prioritas legislasi, hingga strategi mengintegrasikan kebutuhan masyarakat ke dalam program daerah.







