6.000 Pelajar Meriahkan Grand Final BSEF 2025: Wali Kota Banjarmasin Apresiasi Gelaran Tanpa Dana APBD

BANJARMASIN, Kalimantanlive.com – Semarak perayaan Hari Jadi Kota Banjarmasin ke-499 semakin berwarna dengan digelarnya Grand Final Banjarmasin Student English Fest (BSEF) 2025, sebuah kompetisi bahasa Inggris terbesar se-Kalimantan Selatan yang melibatkan lebih dari 6.000 pelajar dari tingkat SD hingga SMA yang berlangsung di Ballroom HBI, Selasa (23/9/25).

Acara puncak ini secara resmi ditutup oleh Wali Kota Banjarmasin H. Muhammad Yamin HR, yang sekaligus membuka sesi final ajang prestisius tersebut. Turut hadir dalam momen ini sejumlah tokoh penting, di antaranya Direktur PT 8 Elements Joerg Tente, Head of Business Operations LearningRoom Avinda Akil, Plt Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin Ryan Utama, serta para guru pendamping dari berbagai sekolah.

Yang membuat ajang ini kian menarik, seluruh rangkaian kompetisi BSEF 2025 digelar tanpa menggunakan dana APBD Kota Banjarmasin sedikit pun. Seluruh biaya penyelenggaraan didukung melalui kolaborasi strategis bersama mitra-mitra swasta seperti LearningRoom by PT 8 Elements, Bank Indonesia Perwakilan Kalsel, Gojek Indonesia Banjarmasin, serta komunitas pendidikan lainnya.

BACA JUGA:
Job Fair 2025 Sukses Digelar, Pemkot Banjarmasin Optimis Serapan Tenaga Kerja

BACA JUGA:
Meriahkan Hari Jadi ke-499, Pemkot Banjarmasin Gelar Bakti Sosial dan Lomba Tradisional di SKB

“Saya sangat mengapresiasi antusiasme yang luar biasa dari pelajar dan para guru. Kegiatan ini benar-benar menunjukkan bahwa kita bisa menciptakan program pendidikan berkualitas tanpa harus membebani APBD,” tegas Wali Kota Yamin.

Ia juga menekankan pentingnya penguasaan bahasa Inggris sebagai bekal generasi muda untuk menghadapi tantangan global, sekaligus sebagai sarana promosi budaya lokal di kancah internasional.

“Saya yakin anak-anak kita mampu berkembang dalam bahasa asing dan pengetahuan global. Ini sejalan dengan visi Banjarmasin Maju Sejahtera untuk mencetak generasi yang cerdas, sehat, dan berkarakter,” tambahnya.

Senada dengan hal tersebut, Plt Kepala Disdik Banjarmasin, Ryan Utama, menyebut BSEF sebagai wujud nyata semangat “Gawi Sabumi” yang menyentuh sektor pendidikan. Ia menyampaikan, kegiatan ini merupakan hasil sinergi berbagai pihak demi kemajuan sistem pendidikan di Kota Banjarmasin.

“Ini bagian dari efisiensi anggaran dan juga arahan Wali Kota, bahwa seluruh pembiayaan tidak menggunakan APBD. Dukungan penuh datang dari mitra-mitra strategis,” ungkap Ryan.

BSEF 2025 mempertandingkan tiga kategori utama: Cerdas Cermat, Karya Kreatif, dan English Debate Competition. Ryan berharap kompetisi ini bisa menjadi simbol harapan dan motivasi bagi pelajar untuk terus berinovasi dan meningkatkan kemampuan berbahasa Inggris.