“Tindakan kesewenang-wenangan oknum dalam berkendaraan, apalagi dengan pemukulan, sangat kami tentang. Apalagi kejadian tersebut terjadi di depan anak kami,” ujar Hanung.
Hanung menegaskan bahwa Faisal telah menjalani visum dan resmi membuat laporan ke pihak kepolisian.
Polisi Turun Tangan
Kapolsek Pasar Minggu, Kompol Anggiat Sinambela, membenarkan laporan polisi dari pihak korban.
“Iya, baru laporan. Untuk identitas pelaku, masih kami selidiki. Nanti dicek lewat CCTV dan keterangan saksi,” katanya.
Meski pelaku sempat mengaku “anggota”, polisi belum memastikan apakah klaim itu benar atau hanya alasan pelaku untuk menghindari amukan massa.
Aksi Premanisme di Jalan Raya
Kejadian ini menambah panjang daftar aksi arogan pemotor di jalan raya. Publik menyoroti keberanian pelaku yang tidak segan-segan melakukan kekerasan di depan anak kecil, bahkan di jalan ramai.
Kini, masyarakat menanti langkah tegas aparat untuk segera mengungkap identitas pemotor pink tersebut dan memastikan keadilan bagi korban.
(kalimantanlive.com/sumber lainnya)
editor : TRI







