Arogansi Pemotor Pink! Pukul Karyawan Zaskia Adya Mecca, Ngaku “Anggota” Bikin Geger Warga

JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Aksi arogan seorang pengendara Vespa matic berwarna pink bikin geger publik. Pemotor tersebut melakukan pemukulan brutal terhadap Faisal Handri, penjaga rumah pasangan artis Zaskia Adya Mecca dan sutradara Hanung Bramantyo, di Jalan Ampera Raya, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Senin (22/9/2025) pagi.

Insiden terjadi sekitar pukul 07.15 WIB ketika Faisal sedang mengantar KMB (12), anak kedua Zaskia dan Hanung, menggunakan motor.

# Baca Juga :GEGER DI PBB! Prabowo Tegas: RI Siap Akui Israel Jika Palestina Merdeka

# Baca Juga :RESMI! Ousmane Dembele Rebut Ballon d’Or 2025, Lamine Yamal Ukir Sejarah dengan Kopa Trophy

# Baca Juga :Heboh! Surat Perjanjian Rahasiakan Keracunan Program MBG di Blora Viral, Kini Ditarik dan Diganti

# Baca Juga :HOROR! 301 Siswa SD hingga SMK Keracunan Massal Usai Santap MBG di Bandung Barat, Status KLB Mengintai

Nyaris Tabrakan, Berujung Pemukulan

Awalnya, Faisal hampir ditabrak pemotor pink yang nekat melawan arah. Spontan, Faisal membunyikan klakson sebagai peringatan. Bukannya sadar, pelaku justru balik arah, menghadang, lalu memukul Faisal sambil membentak.

“Pelaku motor pink teriak-teriak sambil menghajar Faisal bilang, ‘enggak terima kamu?’,” ungkap Zaskia lewat unggahannya di Instagram @zaskiaadyamecca.

Akibat pukulan keras itu, Faisal jatuh dari motor sementara KMB ketakutan dan mundur menjauh.

Korban Dipukul, Diinjak, Helm Hancur

Tak berhenti di situ, pelaku semakin beringas. Faisal yang terjatuh dipukul, leher diinjak, bahkan kepala dan pinggang ikut diinjak hingga helm yang dikenakannya hancur.

Pedagang bubur di sekitar lokasi segera menolong KMB, sementara warga berusaha melerai amukan pelaku. Namun, pria berbaju batik itu justru mengaku sebagai “anggota” tanpa menjelaskan lebih lanjut, lalu kabur dari lokasi.

Respons Zaskia & Hanung

Saat kejadian, Zaskia dan Hanung sedang berada di Tanah Suci untuk menunaikan ibadah umrah. Dari jauh, mereka menyampaikan kecaman keras atas kejadian yang menimpa karyawannya.