Macron menyebut langkah tersebut sebagai “sudah waktunya,” sementara PM Luksemburg Luc Frieden menegaskan pengakuan itu bukan tindakan melawan Israel, melainkan demi perdamaian sesuai hukum internasional.
Dengan tambahan pengakuan ini, jumlah negara yang mendukung Palestina terus bertambah, memperkuat legitimasi internasional bagi terwujudnya solusi dua negara sebagai jalan menuju perdamaian abadi di Timur Tengah.
Sumber: Antaranews







