PM Spanyol Desak Palestina Jadi Anggota Penuh PBB, Israel Murka!

NEW YORK, KALIMANTANLIVE.COM – Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez menyerukan agar Palestina segera diterima sebagai anggota penuh Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Pernyataan tegas ini disampaikan dalam Sidang Umum PBB, Senin (22/9/2025), usai Sanchez menghadiri pertemuan tingkat tinggi yang dipimpin Perancis terkait pengakuan negara Palestina.

# Baca Juga :Mensos Gus Ipul Tegas di Banjarbaru: Sekolah Rakyat, “Kalau Mampu Lebih Baik Mundur!”

# Baca Juga :Daftar Lengkap Pemenang Ballon d’Or dari Masa ke Masa: Ousmane Dembélé Raja Terbaru, Messi Tak Terkalahkan!

# Baca Juga :KUR Perumahan Resmi Meluncur September 2025, Pemerintah Gelontorkan Rp130 Triliun untuk Rakyat!

# Baca Juga :Harga Emas Hari Ini, Selasa 23 September 2025: Antam & UBS Melonjak, Galeri24 Tetap Stabil!

“Konferensi ini menandai tonggak sejarah, tapi ini baru permulaan. Negara Palestina harus menjadi anggota penuh PBB,” tegas Sanchez dalam pidatonya, dikutip AFP.

Ia menambahkan, status penuh Palestina di PBB akan menempatkan negara itu setara dengan anggota lain, sekaligus menjadi langkah penting menghentikan konflik berkepanjangan di Timur Tengah.

Spanyol Berani Beda dari Sekutu Barat
Spanyol, bersama Irlandia dan Norwegia, resmi mengakui Palestina sebagai negara sejak Mei 2025. Langkah itu menambah daftar negara Eropa yang berani mengambil sikap berbeda dari sekutu tradisional Israel.

Israel Balas Keras!
Sikap Sanchez langsung memicu kecaman dari pemerintah Israel.

Menlu Israel Gideon Saar menuding Sanchez sebagai “antisemit” dan “pembohong” lantaran kerap mengkritik operasi militer Israel di Gaza.

Ketegangan makin memanas setelah Sanchez sempat memuji aksi demonstran pro-Palestina yang mengganggu balap sepeda Vuelta Spanyol.

Sebagai respons, Spanyol bahkan memanggil diplomat tertinggi Israel di Madrid sebagai bentuk protes.