AKSI HARI TANI 2025! Massa Bawa Pisang, Padi & Petai ke Patung Kuda, Tuntut Petani Kecil Hidup Sejahtera

JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Suasana unik mewarnai aksi Hari Tani Nasional di kawasan Patung Kuda, Jakarta Pusat, Rabu (24/9/2025). Ribuan massa dari Serikat Petani Indonesia (SPI) turun ke jalan sambil membawa hasil bumi—mulai dari pisang, padi, hingga petai—sebagai simbol perjuangan mereka.

Salah satu peserta aksi, Ramin (36), petani asal Pandeglang, Banten, datang membawa petai dan pisang. Ia menegaskan bahwa kehadirannya adalah bentuk perlawanan terhadap sistem agraria yang dinilai menindas petani kecil.

# Baca Juga :TERUNGKAP! Daftar 10 Negara Termiskin di Dunia September 2025, Ada Satu dari Asia

# Baca Juga :HEB0H! iPhone 17 Dihujat Pembeli dari Berbagai Negara, Varian Premium Gampang Lecet

# Baca Juga :KABAR GEMBIRA! WhatsApp Resmi Hadirkan Fitur Translate, Chat Asing Bisa Diterjemahkan Otomatis

# Baca Juga :PANAS! Korea Open 2025 Hari Ini: 4 Tunggal Putra Indonesia Siap Tempur, Duel Alwi vs Leong Jadi Sorotan

“Kami ingin hidup lebih sejahtera, tidak ada penindasan. Selama ini kami hanya keluar keringat, tapi tidak dapat apa-apa,” ujar Ramin.

Masalah Agraria Jadi Sorotan

Ramin bercerita, dirinya bersama para petani di Cigeulis harus menyewa lahan milik salah satu perusahaan negara dengan sistem bagi hasil yang dianggap merugikan. Mereka diwajibkan membayar 3 kwintal padi per hektare setiap tahun.

“Kalau dihitung-hitung, hasil panen hanya habis buat bayar sewa dan utang ke tengkulak. Kami hanya dapat capeknya saja,” keluhnya.

Dulu, Ramin dan kawan-kawan tak berani melawan. Namun setelah bergabung dengan serikat petani, suara mereka mulai terdengar.

Dalam aksinya, para petani berharap pemerintah hadir melindungi. Mereka meminta agar lahan bisa digarap tanpa intimidasi maupun pungutan berlebihan.