Kalimantanlive.com – Rombongan kapal misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla (GSF) mengalami gangguan berulang dari drone di perairan internasional saat berlayar menuju Gaza pada Selasa malam.
Komite Internasional untuk Menerobos Pengepungan Gaza (ICBSG) melaporkan, sejumlah drone menjatuhkan proyektil pembakar ke kapal Yulara dan Ohwayla. Salah satunya berupa bom asap, sementara lainnya jatuh ke laut setelah mengenai penghalang kapal.
BACA JUGA: Media Malaysia Soroti Pidato Prabowo di PBB soal Palestina
Sedikitnya 15 drone juga terbang rendah di atas kapal Alma, sementara lima lainnya mengitari kapal Deir Yassin. Dua ledakan keras—diduga granat kejut—terdengar di dekat rombongan.
Tidak ada laporan korban jiwa, tetapi protokol darurat langsung diaktifkan dan gangguan elektronik sempat melumpuhkan komunikasi.
“Taktik intimidasi ini tak akan menghentikan misi flotilla menyalurkan bantuan dan menembus blokade Gaza,” tegas ICBSG, sembari meminta komunitas internasional menjamin keselamatan konvoi.







