Kemenhub Setujui Kapal Pelni Jadi Hunian Terapung di Perayaan 1 Abad Aitumeri

Bupati Teluk Wondama, Elysa Auri, memperkirakan sekitar 15 ribu tamu akan hadir. Untuk itu, pemerintah daerah menyiapkan sejumlah sarana, termasuk renovasi wisma, sekolah, rumah ibadah, dan rumah warga. Infrastruktur jalan, pelabuhan, serta kawasan situs Aitumeri juga tengah diperbaiki.

Revitalisasi kawasan situs mencakup pembangunan gapura, penataan lingkungan, perluasan area, renovasi rumah Pendeta Is Kijne, hingga pembangunan monumen dan tangga.

BACA JUGA: Gojek Pastikan Layanan Normal di Tengah Aksi Demo Driver Ojol

Perayaan ini tak hanya memperingati 100 tahun Aitumeri, tetapi juga 109 tahun masuknya Injil ke Wondama.

Situs Aitumeri sendiri memiliki nilai sejarah penting karena pada 25 Oktober 1925, Pendeta asal Belanda Is Kijne mendirikan sekolah formal pertama di Papua, yang menjadi pusat pendidikan bagi orang asli Papua.

Sumber: Antaranews