JAKARTA, KALIMANTANLIVE.COM – Kabar gembira buat para pelajar SMA di Indonesia! Tiga universitas top dunia di Singapura—Nanyang Technological University (NTU), National University of Singapore (NUS), dan Singapore Management University (SMU)—kembali membuka Beasiswa ASEAN 2025 untuk jenjang S1.
Program beasiswa ini memberikan 100% biaya kuliah gratis plus berbagai tunjangan menggiurkan. Yang paling penting, beasiswa ini khusus untuk mahasiswa dari negara ASEAN, kecuali Singapura, sehingga peluang anak-anak Indonesia terbuka lebar.
# Baca Juga :Pemkab Kotabaru Rintis Program Beasiswa dan Pelatihan Tenaga Kerja di Luar Negeri
# Baca Juga :6 Beasiswa S1 “Fully Funded” ke Luar Negeri, Kesempatan Emas Sampai November 2025!
# Baca Juga :Pemkab Kotabaru Adakan Bimtek Kesiapsiagaan Insiden Siber Aplikasi Website
Pendaftaran resmi akan dimulai November 2025.
Fasilitas Beasiswa ASEAN
Penerima beasiswa akan mendapat dukungan penuh selama masa studi normal, dengan syarat mempertahankan prestasi akademik dan perilaku teladan. Berikut benefit yang ditawarkan:
Biaya kuliah penuh (setelah subsidi Tuition Grant).
Tunjangan hidup SGD 5.800 (Rp 75,2 juta) per tahun akademik.
Tunjangan akomodasi SGD 3.000 (Rp 38,9 juta) per tahun akademik.
Tunjangan komputer SGD 1.750 (Rp 22,6 juta) sekali selama kuliah.
Catatan: Tidak ada ikatan wajib kerja setelah lulus, kecuali penerima yang mengikuti skema MOE Tuition Grant Scheme dari Kementerian Pendidikan Singapura.
Syarat Pendaftar Beasiswa ASEAN
Untuk bisa melamar, pelamar wajib memenuhi kriteria berikut:
Warga negara ASEAN (selain Singapura) atau penduduk tetap Singapura.
Menyelesaikan program S1 penuh waktu, kecuali Renaissance Engineering Programme (REP).
Memiliki salah satu kualifikasi berikut:
GCE ‘A’ Level Singapura-Cambridge dengan hasil luar biasa
Diploma dari politeknik Singapura
Diploma SMA NUS atau International Baccalaureate (IB)
Kualifikasi setara Tahun 12
Memiliki rekam prestasi akademik dan non-akademik yang kuat.
Menunjukkan jiwa kepemimpinan dan potensi besar untuk berkembang.
Syarat & Ketentuan Umum
Tidak boleh menerima beasiswa atau bantuan lain tanpa izin universitas.
Wajib mengikuti Program Keterlibatan Masyarakat.
Mempertahankan IPK minimal 3,5 dari 5,0.
Maksimal 25% SKS boleh diambil dari program luar negeri.
Beasiswa bisa dicabut sewaktu-waktu jika kinerja akademik atau sikap tidak memuaskan.
Untuk program Kedokteran, Hukum, dan Kedokteran Gigi di NUS, kuota beasiswa sangat terbatas karena persaingan ketat.










