TANJUNG, KALIMANTANLIVE.COM – Pos Komando (Posko) siaga bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Kabupaten Tabalong didirikan sejak 20 Agustus sampai 18 September 2025, tidak ada laporan terjadi peristiwa kebakaran lahan.
Pasalnya hampir sebulan penuh didirikannya Posko Karhutla tersebut, cuaca saat itu di hampir wilayah Tabalong diguyur hujan.
#Baca Juga :Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, Kalak BPBD Tabalong Ajak Teladani Akhlak Rasulullah
#Baca Juga :Jajaran Dishub Tabalong Ikuti Sosialisasi Mitigasi Resiko Pelayanan Publik
#Baca Juga :Ketua Dekopinda Nilai Ekonomi di Tabalong Tumbuh Secara Positif
Namun setelah posko tersebut dihentikan, kondisi cuaca dalam lima hari terakhir memasuki musim panas yang sangat menyengat.
Kondisi cuaca panas tersebut, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tabalong telah menerima ada kejadian kebakaran lahan.
“Iya kebetulan ada, sampai hari ini ada 2 kejadian, yang pertama di Desa Bilas, Kecamatan Upau dan Desa Hayup, Kecamatan Haruai,” kata Kalak BPBD Tabalong, Haris Fakrozi, Rabu (24/9/2025).
Ia mengatakan, dua lokasi kejadian kebakaran lahan tersebut berdasarkan hasil pemantauan tim Satgas Udara yang sudah ditindaklanjuti jajarannya.







