Yang menarik, rombongan Wali Kota dan pejabat menggunakan speed boat menyusuri sungai untuk menuju lokasi ziarah, sebagai bentuk penguatan identitas Banjarmasin sebagai Kota Seribu Sungai.
“Kami ingin menunjukkan bahwa sungai adalah identitas kita. Dengan naik speed boat, kita ingin mengingatkan bahwa sungai harus dijaga, dirawat, dan dimanfaatkan sebagai pusat budaya serta destinasi wisata,” jelasnya.
Acara ziarah berlangsung khidmat namun hangat. Setelah doa bersama dan tabur bunga di makam, masyarakat juga diajak makan bersama dalam suasana kekeluargaan. Pemkot turut menyerahkan tali asih secara simbolis kepada warga sekitar sebagai bentuk apresiasi dan kebersamaan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Hj. Ananda, Ketua TP PKK Hj. Neli Listriani, para pimpinan SKPD, dan unsur Forkopimda Banjarmasin.
Bagi masyarakat, momen ini tidak hanya menjadi bagian dari perayaan hari jadi kota, tetapi juga pengingat pentingnya menjaga dan merawat sejarah sebagai bagian dari jati diri Banjarmasin.
Kalimantanlive.com/ilham
Editor: Elpian







