Kontras GP24 vs GP25
Motegi juga memperlihatkan perbedaan tajam antara motor generasi GP24 dan GP25. Semua rider Ducati GP25 mampu menembus 10 besar, sementara pengguna GP24 – termasuk Alex Marquez – justru terpuruk di luar posisi tersebut.
Perbaikan teknis pada GP25, mulai dari fork, swingarm, hingga perangkat pengatur ketinggian, disebut jadi faktor utama. Namun, Bagnaia tetap berhati-hati agar tidak kembali terjebak dalam siklus naik-turun performa seperti sepanjang musim.
Motegi Jadi Penentu?
Dengan gap tipis di klasemen, seri ke-17 MotoGP ini bisa menjadi titik krusial. Jika Marc kembali podium dan Alex gagal bangkit, gelar dunia MotoGP 2025 bisa resmi terkunci di Jepang.
Tinggal menunggu apakah Alex bisa melakukan keajaiban di Motegi, atau justru menyaksikan kakaknya merayakan pesta juara lebih cepat.
(kalimantanlive.com/sumber lainnya)
editor : TRI







