“Kami berharap iklim investasi akan meningkat. Kesiapan RDTR kami ini, diharapkan sangat menunjang sekali daerah kami yang berada pada posisi strategis, daerah pertambangan penghasil minyak gas bumi dan tambang batu bara,” katanya.
Ditambahkannya, Pemkab Tabalong juga ingin daerah yang berjuluk bumi Saraba Kawa ini sebagai kota destinasi, destinasi wisata, pendidikan dan lainnya.
“Melalui program Tabalong Smart dan diadakannya RDTR dan RTRW Kabupaten Tabalong Tahun 2023 – 2042, maka Insya Allah kita bisa mewujudkan Kabupaten Tabalong sebagai penyangga rencana IKN, dengan pengembangan pertanian, agribisnis, pariwisata, penghasil energi untuk mendorong peningkatan ekonomi yang berkelanjutan,” tambahnya.
Kalimantanlive.com/ A Hidayat







